Sejarah
dalam Al Quran menungkapkan tentang siklus kehidupan dan sunatulloh yang tidak
pernah berubah. Al Quran selalu mengukap pertarungan antara hak dan batil. Yang
pada akhirnya kemenangan akan selalu ada pada pihak pihak yang membela
kebenaran. Al Quran juga mengubah persepsi manusia tentang kemenangan sejati.
Bukan diartikan dengan kesuksesan meraih cita cita di dunia.kemenangan sejati
menurut Al Quran adalah kekuatan mempertahankan keistiqomahan dan ketegaran
prinsip Tauhid sampai ajal menjemput.
Dalam
Al quran banyak sekali kisah penuh “Ibroh” pelajaran yang baik. Seperti kisah
nabi yusuf dimana Alloh Swt berfirman dalam QS.Yusuf ayat 111 :
Artinya
: sesungguhnya pada kisah kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang orang
yang mempunyai akal. Al Quran itu bukan cerita yang dibuat buat. Akan tetapi
membenarkan (kitab kitab) sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan
sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Adapun salahsatu Kisah lainya dalam Al Quran. Ketika Al Quran
Menghibur Nabi Muhammad Saw dengan sejarah para Nabi sebelumnya.
Dimana Alloh
SWT berfirman dalam QS. Al Ahqaf ayat 35 :
“Maka
bersabarlah kamu seperti orang orang
yang mempunyai keteguhan hati, dari rosul rosul telah bersabar dab janganlah
kamu meminta di segerakanya (Azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab
yang di ancamkan kepada mereka. Mereka (merasa)seolah olah tidak tinggal
(didunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup. Maka tidak dibinasakanya
melainkan kaum fasik.”
Jika
Alloh SWT telah mendidik Nabi Muhammad SAW dengan sejarah para nabi sebelumnya.
Maka penerus dakwah hari ini seharusnya lebih bersemangat lagi untuk mengambil
“ibroh” , insfirasi dari dakwah para nabi. Apalagi jaman sekarang kita telah
penuh dengan kemungkaran, bid’ah, kerusakan aqidah dan berbagai penyakit
lainya.
Referensi :
Wahyu Ilahi,S.Ag.,M.A,Pengantar
sejarah dakwah, Cet II .Jakarta : kencana 2012